Renungan Katolik Yohanes 10:27-30

Renungan Katolik Yohanes 10:27-30 Aku memberikan hidup yang kekal kepada domba-domba-Ku. Injil pada Minggu Paskah keempat ini singkat dan manis.
Renungan Katolik Yohanes 10:27-30

Bacaan Injil: Yohanes 10:27-30

Aku memberikan hidup yang kekal kepada domba-domba-Ku.

Pada suatu hari Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku; Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku.

Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka, dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Bapa-Ku yang memberikan mereka kepada-Ku lebih besar daripada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Injil pada Minggu Paskah keempat ini singkat dan manis. Yesus berkata, ”Domba-dombaku mendengar suaraku; Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku. Aku akan memberi mereka hidup yang kekal dan mereka tidak akan binasa.”

Yesus kemudian menambahkan, ”Bapakku, yang telah memberikannya kepadaku, lebih besar dari semuanya. Tidak seorang pun dapat mengambilnya dari tangan Bapa-Ku.” Yesus kemudian berkata, ”Bapak dan aku adalah satu.”

Apakah Anda mendengar suara Yesus? Jika demikian, bagaimana Anda merasakan suaranya? Bagaimana Anda tahu bahwa itu benar-benar Yesus yang berbicara kepada Anda? Ada banyak suara di sekitar kita yang berusaha untuk mendapatkan perhatian kita.

Banyak dari suara-suara itu menginginkan uang kita, energi kita, atau waktu kita. Terlepas dari tuntutan ini, bagaimanapun kita harus waspada terhadap suara Yesus saat kita menjalani hari kita. Kita mungkin mendengar Yesus berbicara kepada kita dalam doa. Mungkin seseorang dalam keluarga atau komunitas kita membutuhkan perhatian dan perhatian dan kita bertemu Yesus melalui pelayanan kita kepada mereka.

Hari ini, saya mengundang Anda untuk memperhatikan banyak cara Yesus berbicara kepada Anda. Hadirlah semampu Anda sepanjang hari ini. Yesus akan berbicara kepada kita; namun, kita perlu mengharapkan suaranya, jika tidak, kita mungkin benar-benar kehilangan bagaimana Dia bersama kita.